Cilegon dikenal sebagai kota baja dan kawasan industri terbesar di Banten, tapi di tengah hiruk pikuk pabrik dan jalur menuju Pelabuhan Merak, berdiri sebuah masjid dengan empat menara menjulang yang mengapit kubah hijau raksasa. Bangunannya menjadi penanda bahwa kota industri ini juga punya akar sejarah perjuangan Islam yang panjang.
Masjid Agung Cilegon, yang secara resmi bernama Masjid Nurul Ikhlas, adalah masjid bersejarah yang dulunya menjadi pusat perjuangan masyarakat Cilegon. Untuk menuju kota ini, Anda bisa memesan Tiket Pesawat ke Jakarta lewat Traveloka sebagai gerbang terdekat sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Cilegon.
Sekilas Tentang Masjid Agung Cilegon
Masjid ini didirikan pada masa penjajahan Belanda dan sejak itu telah direnovasi setidaknya tiga kali hingga mencapai bentuknya yang megah seperti sekarang. Pada masanya, masjid ini berfungsi sebagai tempat para santri dan kyai berkumpul mendiskusikan pergerakan umat Islam Cilegon, menjadikannya lebih dari sekadar tempat ibadah biasa.
Kini, Masjid Agung Cilegon tampil dengan wajah modern bergaya Timur Tengah, lengkap dengan empat menara setinggi 55 meter yang mengapit kubah besar berwarna hijau terinspirasi dari Masjid Nabawi di Madinah. Bangunannya terdiri dari tiga lantai, basement seluas 1.175 meter persegi, lantai dasar 1.372 meter persegi, dan lantai satu 1.073 meter persegi.
Lokasinya di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, jalan protokol yang juga jalur utama menuju Pelabuhan Merak, menjadikan masjid ini salah satu bangunan paling mudah dikenali oleh siapa pun yang melintasi Cilegon.
Keunikan Arsitektur Masjid Agung Cilegon
Beberapa keunikan berikut menjadikan masjid ini tampil megah dan mudah dikenali dari kejauhan.
1. Empat Menara Setinggi 55 Meter
Empat menara yang menjulang tinggi mengapit bangunan utama menjadi ciri paling mencolok, terlihat jelas bahkan dari jalur protokol Kota Cilegon.
2. Kubah Hijau Terinspirasi Masjid Nabawi
Kubah besar berwarna hijau di bagian tengah masjid dirancang terinspirasi langsung dari kubah Masjid Nabawi, memberi nuansa Timur Tengah yang kental.
3. Kubah Beton Berlapis Keramik Putih
Struktur kubah menggunakan beton bertulang yang dilapisi keramik putih, kombinasi material yang memberi tampilan bersih dan tahan lama.
4. Bangunan Tiga Lantai yang Luas
Dengan basemen, lantai dasar, dan lantai satu yang totalnya mencapai ribuan meter persegi, masjid ini dirancang untuk menampung jemaah dalam jumlah besar.
Daya Tarik Masjid Agung Cilegon
Beberapa alasan berikut menjadikan masjid ini layak masuk itinerary saat melintasi jalur Merak.
1. Landmark Paling Mudah Dikenali di Cilegon
Posisinya di jalan protokol menuju Pelabuhan Merak membuat masjid ini jadi salah satu bangunan paling ikonik yang dilihat siapa pun yang melintasi kota ini.
2. Sejarah sebagai Pusat Perjuangan Islam Lokal
Fungsinya di masa lalu sebagai tempat diskusi pergerakan santri dan kyai memberi lapisan sejarah yang jarang diketahui wisatawan yang hanya melintas menuju pelabuhan.
3. Arsitektur Megah Bergaya Timur Tengah
Kombinasi empat menara dan kubah hijau raksasa menjadikan masjid ini salah satu bangunan ibadah paling fotogenik di Provinsi Banten.
4. Titik Singgah Strategis Menuju Merak
Bagi wisatawan yang hendak menyeberang ke Sumatra lewat Pelabuhan Merak, masjid ini jadi titik istirahat sekaligus tempat ibadah yang tepat sebelum melanjutkan perjalanan.

0 Komentar